Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Download aplikasinya sekarang!
Pemenuhan gizi yang optimal kini menjadi perhatian khusus untuk Anak Usia Sekolah (AUS). Tak jarang sekolah-sekolah di Indonesia mulai banyak yang menyediakan catering makan siang maupun mewajibkan peserta didiknya untuk membawa bekal makan siang ke sekolah. Makanan yang bergizi tak hanya menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak saja, melainkan juga memaksimalkan asupan gizi untuk otak sehingga bisa membantu dalam meningkatkan kecerdasannya di sekolah. Nah, artikel Dapur Umami kali ini akan memberikan informasi seputar cara menyiapkan bekal sehat untuk si Kecil di sekolah.
Artikel Terkait: Ini Dia Kebutuhan Protein Anak Agar Terhindari dari Stunting di Kemudian Hari
Menyiapkan bekal untuk anak di sekolah bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan jika kita sudah mengetahui tips dan triknya. Bekal yang sehat juga bisa mencegah si Kecil jajan sembarangan di sekolah. Perlu diketahui bahwa makan siang memiliki kontribusi sebesar 25-30% asupan kalori dan zat gizi harian anak. Sedangkan snack memiliki kontribusi sebesar 10% asupan kalori dan zat gizi harian anak. Membawakan bekal makan siang dan snack yang padat gizi tentu merupakan solusi yang tepat agar kebutuhan gizi anak bisa dipenuhi dengan baik.
Artikel Terkait: Tips Olahan Sayur yang Disukai Oleh Anak-Anak
Perhatikan dengan baik kebutuhan kalori dan zat gizi harian anak. Secara garis besar, kebutuhan kalori dan zat gizi anak bisa dilihat dalam Tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Permenkes tahun 2019. Misalnya kebutuhan gizi harian anak sekolah usia 4-6 tahun antara lain 1400 kkal energi, 25 gram protein, 50 gram lemak, dan 220 gram karbohidrat. Berikut tips menyiapkan bekal sehat untuk anak disekolah.
Nah, itu dia tips menyiapkan bekal sehat untuk si Kecil di sekolah. Jangan bingung, Dapur Umami menyediakan ratusan menu sehat yang bisa jadi inspirasi bekal anak. Jangan lupa recook dan kreasikan bekal anak semenarik mungkin.
(NTR-HF)